Archive for February, 2007

Seni yang Dibungkam

Tuesday, February 20th, 2007

Ahh, setelah lama ngga denger Gendjer-gendjer, Winamp dibuka dengan playlist favku. Gendjer-gendjer dengan  dua penyanyi berbeda, Lilis Suryani dan Bing Slamet, teralun merdu. Sungguh indah dengan lirik sederhana dan membumi. 

Tapi, mungkin semua orang Indonesia memiliki perasaan berbeda terhadap lagu ini. Wajar, lagu ini memiliki konteks sejarah buram atau sengaja diburamkan. Ya, Gendjer-gendjer adalah korban propaganda politik Orde Baru. Lagu ini kerap diasosiakan dengan PKI. Dampak hegemoni Orde Baru bahkan terlihat sangat dalam ketika masyarakat merasa takut atau kagok saat akan memakan sayur Genjer itu sendiri! Setidaknya beberapa tahun setelah peristiwa itu. Banyak orang sembunyi-sembunyi bila ingin memiliki sayuran ini. Percaya atau tidak.   

Harian Angkatan Bersendjata dan Berita Yudha, dua harian ABRI, membuat pernyataan palsu bahwa Gerwani, sebuah organisasi perempuan yang berafiliasi ke PKI, terlibat dalam pembunuhan para jendral korban dengan melakukan ritual tarian telanjang dan berbuat mesum dan menyanyikan Gendjer-gendjer sambil menyayat jendral-jendral AD tersebut. Dalam kasus ini, termasuk “berita” mengenai ditemukannya notasi lagu tersebut di area Lubang Buaya. 

Gendjer-gendjer memang dipakai PKI sebagai bagian dari political campaign. Lirik lagu yang sangat dekat dengan kehidupan rakyat kecil ini memang cocok dengan ideologi komunisme. Lagu ini memang sangat populer pada saat itu sesuai dengan ramalan Nyoto, senior di CC PKI yang juga karibnya Bing Slamet. Namun, Order Baru nyaris lebih sarkartis dengan melekatkan makna “dosa” terhadap lagu elok ini.

Ahh, Gendjer-gendjer tak hanya merdu tapi juga belepotan darah ratusan ribu bahkan jutaan rakyat bangsa ini hingga stigma politik telah membuatnya bisu. Seni yang dibungkam.

Banjiiirrr!

Friday, February 2nd, 2007

Jakarta kerendem lageee! Aih, gimana sih Bang Yos? Lima tahun ngapain aja? Emang karena ngga ada komisiannya kalo bikin proyek kanal banjir? Ngeri wajah negeri ini basah kuyup gitu. Apalagi aernya item butek gitu lagi. Iiiiiii…