BBM, Flu Burung, Busung Lapar dan Presiden Mantu
Tuesday, July 19th, 2005"Ini mungkin paling yang tragis dari yang paling tragis! Bangsa dengan
berbelas lagu wajib bertema kesuburan dan kemakmuran ternyata menyimpan banyak orang yang mengalami malnutrisi bahkan kelaparan! Hal ini masih terjadi
saat sang presiden mantu dengan pesta yang mewah! Bahkan bersamaan dengan ribuan warga Kupang yang mengantri BBM sampai berhari-hari. Dahsyat nian!"
BEBERAPA peristiwa penting -saya kira di Indonesia hampir seluruh peristiwa selalu penting- seperti Keppres penghematan energi dan merebaknya isu penyakit epidemik berbahaya, seperti Avian Flu, maupun yang "biasa saja", seperti busung lapar, tumpang tindih di media massa. Namun, opini saya tetap saja bagaimana negara ini diurus dengan sembrono.
Bunuh Informasi Setelah Jam 01.00
Bagi saya yang menarik adalah bagaimana stasiun televisi diperintahkan untuk menghentikan siarannya setelah jam satu malam. Dengan analisis apa harus ada kebijakan pembekapan informasi? Saya yakin energi yang dibutuhkan untuk menjalankan beberapa televisi swasta tak akan sebesar energi yang dibutuhkan kantor dan alat militer dari ujung barat sampai timur Indonesia.
Saya bukan pecinta televisi. Walaupun demikian, tv adalah media publik. Dengan menutup siaran berarti ada tindakan "perampasan" hak publik oleh negara.
Kebijakan Banci
Selain itu kelangkaan BBM yang memicu aksi administratur negara ini juga memicu aksi lucu pula. Kepemilikan kendaraan yang boros energi seperti mobil tidak diatur bahkan menolak untuk mengurangi suplai. Mobil memang masalah yang banci. Dikurangi: jepang marah dan pajak berkurang, dibiarkan: polusi dan boros dana untuk infrastruktur. Kebijakan soal mobil sangat perlu ditinjau secara komprehensif serta berwawasan ke depan.
Lebih lucu pula soal rayuan negara pada rakyat dengan subsidi pendidikan serta kesehatan untuk menggolkan kebijakan penaikan harga BBM. Akal sehat ekonomi berkata: hal itu tidak akan terwujud! Harga minyak internasional itu fluktuatif sementara kita sekarang adalah pengimpor minyak! Paling penting tentunya adalah efisiensi dan good governance agar korupsi tidak merajalela karena disanalah pemborosan terjadi.
Folio, Flu Burung dan Busung Lapar
Ini yang paling tragis! Negara pernah mendeklarasikan bebas folio di Indonesia pada tahun 80an. Ternyata itu cuma propaganda bohong belaka! Betapa menyedihkan layanan kesehatan di negeri ini.
Berita aktual: Tiga anggota keluarga seorang auditor senior BPK tewas karena flu burung. Dua orang balita dan sang ayah. Luar biasa, begitu kuat isu ini di dunia dan kita masih saja kecolongan, tak sigap.
Ini mungkin paling yang tragis dari yang paling tragis! Bangsa dengan berbelas lagu wajib bertema kesuburan dan kemakmuran ternyata menyimpan banyak orang yang mengalami malnutrisi bahkan kelaparan! Hal ini masih terjadi saat sang presiden mantu dengan pesta yang mewah! Bahkan bersamaan dengan warga Kupang yang mengantri BBM sampai berhari-hari. Dahsyat nian!
Anggota DPR Minta Naik Gaji
No comment!