Archive for April, 2005

OSIS: Ada Hantu di Sekolah

Friday, April 29th, 2005

"Sewaktu SMU, opini saya tentang OSIS adalah sekumpulan cewek-cowok
cakep yang sok tertib dan disiplin. Selain itu: BIRO JODOH!!
Hahahahahaha.."

Osis1SAYA tergerak untuk menulis sesuatu ketika membaca sebuah posting di bulletin board anak SMK Jayawisata. Entah dipicu oleh nostalgia atau apa. Posting itu menginformasikan tentang seorang siswa yang tertangkap sedang merokok di sekolah. Sang penulis kemudian meragukan proses hukum terhadap temannya itu oleh pihak sekolah karena dia anggota Organisasi Intra Sekolah (OSIS). Isi posting itu selengkapnya:

Judul: OSIS KOK KEGEP NGEROKOK? DISEKOLAH LAGI

Anak osis kok kegep/ketahuan ngerokok? di sekolah lagi!!!!!. iiiiiiih malu-maluiiiiiiiiiin atau kata pak selamet me-ma-lu-kan……….. gimana nggak malu-maluin masa anak osis yang katanya profesional,yang bisa menjalankan organisasi dengan baik,anak yang terpilih,anak yang bisa diberi tanggung jawab and anak yang dibangga-banggakan pak maftuki sebagai anak yang bertanggung jawab dalam osis kok bisa ya terkena kasus seperti itu (why? gitu lo). kenapa nggak dari dulu aja ketahuannya "padahal kan yang gw liat tuh setiap hari dia ngerokok melulu di wc sekolah!!!", pasti deh kalo waktu istirahat.

Gimane nih menurut pendapat kawan-kawan and guru guru ku "apakah itu pantas " masa sebagai senior osis seperti itu nggak takut kalo anak-anak osis yang kelas 1 ngikutin apa? seharusnya kan senior osis itu harus memberikan contoh yang baik bukannya contoh yang buruk "malu donk mas" ih apalagi dia itu anak kelas 2ap2 yang katanya kelas unggulan apa gak malu-maluin menir jeri sama orang tuanya apa?

Gimana nih bapak kita ini (pak maftuki) dalam membina anak-anak osis and temen kita bambang dalam memimpin anak buahnya maybe taon depan kalau mau milih anggota osis itu jangan asal-asalan jangan cuma asal mau aja but kalau dia nggak punya pengalamankan sama juga boong.

Sebenernya cara pak selamet tadi itu kurang efektif anak-anak yang ketahuan ngerokok digiring kekelas-kelas and mengucapkan janji "saya tidak akan merokok lagi" tapi kenyataannya anak itu udah berkali-kali kegep ngerokok di wc. seharusnya tuh mereka diskorsing begitu biar kapok bener nggak kawan-kawanku sekalian, katanya jawis 2 itu no smoking area tapi kok kenyataannya masih ada aja muridnya yang melanggar apalagi salah satunya anak osis parah nggak?

Pak abu juga seharusnya lebih tegas dalam menyikapi hal itu jangan cuma bicara and bicara (maaf nih pak abu jika saya lancang) jangan gara-gara anak itu osis yang sering membantu kegiatan sekolah terus tidak dihukum/tidak ditindak dengan tegas entar ngelunjak jadinya (emang anak kecil). seharusnya diusulkan supaya wc itu diberi alarm asep jadi kalo ada yang ngerokok bisa ketauan begono. gimana kita bisa seperti sekolah laen contohnya smu 31mereka aja kalo 1 kali aja ketahuan ngerokok masih diwilayah sekolah langsung di do/dikelurkan.

Tolong diberikan tanggapan dari kawan2 and guruku sekalian ok……….

from

my5t3r1u5 m4n

Menyimak isi tulisan tersebut, saya berkeyakinan OSIS di SMK tersebut masih menjadi sebuah "moral-authority yang berisi teman-teman elite" bagi para siswanya.

Melalui OSIS para guru (terutama konseling, dulu namanya guru BK) mudah melokalisir siswa-siwa indisipliner. Melalui OSIS juga siswa mudah dimonitor.

OSIS sebenarnya adalah instrumen perpanjangan kontrol Orde Baru terhadap masyarakat. OSIS oleh ORBA dinyatakan sebagai satu-satunya organisasi intra-sekolah yang diakui. Hal itu dinyatakan dalam UU Keormasan.

Sewaktu SMU, opini saya tentang OSIS adalah sekumpulan cewek-cowok cakep yang sok tertib dan disiplin. Selain itu: BIRO JODOH!! Hahahahahaha..

Pengurus OSIS sangat mudah dicemburui oleh siswa lainnya karena aksesnya yang mudah terhadap para guru. Maklum, nasib mereka 100% ada di tangan guru.

Bahasa Itu Terbatas: Lahirnya Kamus Nonverbal

Friday, April 29th, 2005

"A Coke is a Coke, and no amount of money can get you
a better Coke than the bum on the corner is drinking. All the Cokes are
the same, and all the Cokes are good. Liz Taylor knows it, the
President knows it, the bum knows it, and you know it
."

–Andy Warhol (Patton 1992:23)

 
HollywoodTANDA bertebaran di mana-mana baik itu tekstual, lisan, grafis, gesture atau kombinasi diantaranya. Mereka seringkali sulit diinterpretasi karena keterbatasan perangkat bahasa. Namun, ada satu usaha mengagumkan dari sekelompok peneliti dari berbagai disiplin ilmu untuk mencoba menginterpretasi tanda-tanda yang ada dalam budaya kita dan disusun dalam sebuah kamus! Luar biasa.

Tanda tidak pernah sederhana. Coba perhatikan ekspresi wajah teman anda ketika sedang berbicara. Banyak hal yang bisa diungkap tentang dia dari ekspresinya, jauh melebihi dari apa yang diucapkannya. Atau, perhatikan iklan-iklan di media maka akan banyak sekali pesan tersembunyi dibalik tagline mereka. Mengapa iklan Marlboro cuma menampakan hamparan padang rumput dan koboi serta komposisi "The Magnificent Seven" karya Bernstein? Lebih dekat lagi, kenapa gaya penulisan serta lay-out blog saya seperti majalah berita?

Upaya keras ini dilakukan oleh Center for Nonverbal Studies (CNS), sebuah pusat penelitian swasta non profit yang berlokasi di Spokane, Washington, Amerika Serikat. Digagas sejak 1 Oktober 1997, misi dari lembaga ini adalah untuk memperluas studi mengenai komunikasi manusia dalam semua bentuk yang terpisah dengan bahasa. Tujuan mereka yaitu mendorong studi ilmiah komunikasi nonverbal, yang melibatkan gerakan tubuh, gesture, ekspresi wajah, kosmetik dan fashion, arsitektur, media massa dan desain produk-konsumer.

Coba anda klik NONVERBAL DICTIONARY  dan mulailah mengenal tanda dengan lebih teliti.

Wajah Islam Intoleran

Monday, April 25th, 2005

"Berangkat dari sikap tersebut maka semua "perusakan" akan lambang-lambang fisikal ini seakan pula merusak realitas divine
yang sebenarnya lebih substansial tersebut. Konsekuensi logis dari
sikap tersebut adalah penghinaan dan pengerdilan terhadap cara berpikir
mereka sendiri."

TerorismADA TIGA HAL yang mengusik perhatian saya. Pertama, Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) IV. Kedua, kasus kelompok musik Dewa. Terakhir, ancaman pembunuhan kepada kelompok Jaringan Islam Liberal (JIL) di milis saya. Semua peristiwa tersebut merupakan refleksi dari kehidupan beragama bangsa ini.


Kongres Umat Islam Indonesia dan Desakan Ultra Kanan

Rekomendasi yang dihasilkan oleh kongres, dengan klaim sebagai representasi umat Islam ini, sesungguhnya adalah egoisme lama yang terus dipelihara: Syariah Islam alias penggunaan hukum Islam sebagai landasan negara.

Pemaksaan ide ini memiliki sejarah yang mudah ditelusuri sejak kelahiran UUD ‘45 dan Pancasila. Kelompok kanan konservatif ingin memasukkan unsur Islam dalam butir-butir ideologi negara. usaha kelompok ini melahirkan apa yang disebut Piagam Jakarta. Namun, Piagam Jakarta ditentang oleh warga Indonesia bagian timur yang mayoritas non-muslim. Untuk menghindari perpecahan maka diputuskan unsur Islam yang eksklusif, setelah berembug dengan tokoh Islam moderat, dihapus dalam lembaran konstitusi dan haluan ideologis negara tersebut.

Namun, keputusan tersebut pasti menyisakan sakit hati para aktifis Islam konservatif. Kelompok maupun individu yang kalah ini terus menjadi duri dalam daging perjalanan sejarah Indonesia. Kelompok yang memiliki miliansi kuat ini pula mulai berkolaborasi dengan bermacam kekuatan yang memiliki satu visi dalam hal pemahaman Islam. Gerakan teror seperti peristiwa percobaan pembunuhan Presiden Soekarno di Cikini, pemboman Borobudur, peledakan BCA dan lain-lain oleh para sejarahwan selalu dihubungkan dengan aktifitas mereka. Lebih jauh saya mengira jaringan teror mereka juga punya hubungan erat dengan jaringan serupa di Malaysia yang anda bisa terka akibatnya saat ini.

Namun, ada pula yang menampakkan diri dengan wajah lebih "intelektual" seperti yang dilakukan oleh peserta Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) baru-baru ini. Wajah-wajah lama "intelektual" Syariah menjadi figur penting dalam kongres ini.

Dewa dan Habib Riziq: Perlambang vs Subtansi

Anda pasti tahu soal perseteruan antara Dewa dengan kelompok militan pimpinan habib Riziq. Awalnya cuma ketidak sengajaan ketika menginjak artwork kaligrafi saat konser di Trans TV.  Acara itu disaksikan oleh kelompok miltan ini. Lalu, keluarlah hujatan dari kelompok radikal yang kerap merusak tempat hiburan ini.  Diawali oleh telepon Ustadz Wahfiudin ke Trans TV untuk menghentikan acara pada saat lagu keempat.

Hal pertama yang saya ingin kemukakan adalah pemaknaan sebuah simbol atau perlambang. Kelompok militan ini seringkali terjebak dalam pemahaman sempit dalam memaknai realitas. Sebuah realitas divine dicoba diproyeksikan dalam realitas fisik. Berangkat dari sikap tersebut maka semua  "perusakan" akan lambang-lambang fisikal ini seakan pula merusak realitas divine - hal sebenarnya lebih substanstif tersebut. Konsekuensi logis dari sikap tersebut adalah penghinaan dan pengerdilan pada cara berpikir mereka sendiri.

Hal itu juga bisa dipahami dari sudut agresi terhadap teks. Sayangnya, agresi ini model begini tidak dibarengi oleh kekuatan media yang menyertainya.

Hal lainnya,  kaligrafi  yang ditulis sebagai elemen seni dari sampul album seharusnya dipahami sebagai bagian dari budaya popular yang cenderung posmois alias: terserah mau dimaknai apa. Lagipula, bila bermaksud menghina seharusnya semua orang tahu agar propagandanya diketahui luas. Lagipula banyak orang tidak ‘ngeh’ akan arti tulisan tersebut.

Jaringan Islam Liberal dan Ancaman di Milis Liga Anarkia
Sebuah posting menyeramkan masuk ke milis Liga Anarkia yang saya moderatori. Isinya ancaman untuk membunuh siapa saja yang terkait dengan JIL (Jaringan Islam Liberal). Salah satu tokoh JIL adalah Ulil Absala. Berikut isi dari pesan milis tersebut:

From: "emabdalah" <emabdalah@yahoo.com>
Date: Thu, 21 Apr 2005 08:22:07 GMT
Subject: [merah_hitam] ORANG jil HALAL DIBUNUH


ORANG jil HALAL DIBUNUH

BERSAMA INI SAYA PROKLAMIRKAN BAHWA SECARA PRIBADI SAYA SUDAH MUAK DENGAN SEPAK TERJANG ORANG-ORANG jil (jaringa islamliberal).
SETELAH MEMPERTIMBANGKAN BERBAGAI HAL, MAKA SAYA SECARA PRIBADI MEMBERIKAN HUKUMAN MATI KEPADA PARA ORANG jil.
DI MANA PUN MEREKA BERADA AKAN SAYA KEJAR DAN AKAN SAYA BUNUH.

BAGI REKAN-REKAN YANG MENGETAHUI KEBERADAAN MEREKA, HARAP HUBUNGI SAYA SECEPAT MUNGKIN.
EKSEKUSI AKAN DILAKSANAKAN DALAM WAKTU YANG SESINGKAT-SINGKATNYA.

EMABDALAH


@#$% Liga Anarkia-KOMUNITAS LOGAM

Saya tidak habis pikir dengan cara berdialektika penulis posting ini. Saya terus berusaha menjaga azas free speech dengan meloloskan posting seperti ini. Lalu saya jawab dia dengan:

To: merah_hitam@yahoogroups.com
From: "[G!N2]" <satyanagara@yahoo.com>
Date: Sun, 24 Apr 2005 18:37:56 -0700 (PDT)
Subject: Re: [merah_hitam] ORANG jil HALAL DIBUNUH


Bung EMABDALAH,

Saya anjurkan untuk tidak mengancam seseorang atau
kelompok secara fisik.

Sebagai makhluk beradab yang tentu saja mengedepankan
rasionalitas maka ancaman anda adalah tanda
kemunduran.

Silahkan adu argumentasi dengan musuh anda. Jika, anda
sudah mengancam keselamatan musuh berarti secara total
anda sudah kalah dari sudut apapun.

Ginandjar Satyanagara
MODERATOR

Semoga pesan saya dibaca dan dipahami dengan baik oleh anggota milis yang kalap ini.

Memang, JIL adalah fenomena dalam khazanah pemikiran Islam di Indonesia saat ini sebagai reaksi atas munculnya pemikiran Islam fundamentalis. Banyak pemikiran JIL yang membuat kelompok fundamentalis baik yang radikal maupun biasa-bisa saja kebakaran jenggot. Namun sari dari pemikiran JIL adalah toleransi dan rekontekstualisasi Islam.

Para pemikir sebelumnya, Gus Dur, Djohan Effendi dan Cak Nur juga ada pada track yang sama namun dengan "musuh" yang berbeda: politisasi agama oleh orde baru.

Din Syamsudin: Politisi Lincah Dalam Jubah Agama
Din Syamsudin dulu dikenal sebagai senior staff di Litbang Golkar. Namanya mencuat ketika mampu menggiring Permadi, aktifis PDI (sekarang PDIP) ke penjara dengan tuduhan menghina Nabi Muhammad SAW. Permadi dituduh mengatai nabi ini sebagai diktator.

Setelah ada gelagat Golkar limbung, ia langsung lompat dan memfokuskan diri di Muhammadiyah, lembaga keagamaan Islam besar. Kemudian ia terpilih sebagai Sekjen Majelis Ulama Indonesia. Ditangannya MUI menjadi lembaga yang lebih ortodoks. Beragam fatwa kontroversial muncul selama kepemimpinannya.

Sekarang Din betah di Partai Amanat Nasional (PAN), seolah lepas tanggung jawab atas sumbangan Golkar terhadap kejahatan pada masa lalu. Litbang adalah otoritas paling berpengaruh dalam hierarki Golkar. Litbang adalah sebuah Think Tank.

Dalam KUII ke IV ini pula, Din menjadi motor utamanya. Saya agak paham kalau SBY pertama kali enggan membuka kongres ini. SBY pasti tahu jenis rekomendasi apa yang akan keluar dari kongres seperti ini. Namun desakan politis dari kelompok mereka bisa berakibat fatal maka mau tak mau ia berangkat pula. Siapa yang tidak takut terhadap kelompok yang menguasai wacana keagamaan kontemporer Indonesia ini?

Saya tidak ingin menuduh Din Syamsudin sebagai bagian dari rantai fundamentalisme Islam di Indonesia. Namun demikian, patut dicermati bagaimana kelihaiannya bermain di dua aras: Politik dan Agama. Dua hal yang bila dipersatukan dengan cara yang keliru akan menjadi mesin pembunuh paling efektif.

Setelah Mulyana Semua Abu-abu Total

Wednesday, April 20th, 2005

"Tapi, apa benar orang sekaliber mereka dengan atribut sosial yang
tinggi - pangkat, kekuasaan, gelar akademis, pengalaman dan kecerdasan
- tidak bisa melawan sistem atau sekedar memperbaikinya?  Bisa juga.
Namun, kalau mentalitasnya buruk, ya sudah. Uang adalah rayuan yang
paling sulit ditepis oleh siapapun."

MulyanaSalah seorang aktifis pro-demokrasi yang gigih ditangkap karena menyuap petugas BPK. Tragis kalau informasi itu benar.  Namun begitu, saya pribadi pernah mendengar rumor-rumor, jauh sebelum peristiwa ini,  tentang aktifis elit yang bermain api dengan duit. Ada rumor, belum tentu benar, bahwa dana-dana asing yang dikucurkan untuk kegiatan pro-demokrasi hanya dikuasai oleh sekelompok tertentu. Mudah-mudahan salah atau mungkin saja para donatur lebih percaya mereka. Namun, gosip-gosip itu terasa sinis kalau tidak mau dibilang menghujat.

KPU sebuah badan yang dibentengi undang-undang dan sangat berwibawa karena kekuasaan serta profil orang yang  menjalankannya ternyata rawan korupsi. Lebih parah lagi, orang yag menjadi representasi kebobrokan lembaga itu adalah seorang yang dulunya sangat protagonis di pikiran masyarakat.  Saya kira ini adalah tonjokan keras tepat di ulu hati rakyat kita.

Apakah benar pendapat seorang Bambang Widjoyanto bahwa sistem buruk bisa memaksa orang baik melakukan sesuatu yang buruk? Mungkin bisa saja. Tapi, apa benar orang sekaliber mereka dengan atribut sosial yang tinggi - pangkat, kekuasaan, gelar akademis, pengalaman dan kecerdasan - tidak bisa melawan sistem atau sekedar memperbaikinya?  Bisa juga. Namun, kalau mentalitasnya buruk, ya sudah. Uang adalah rayuan yang paling sulit ditepis oleh siapapun.

Pastinya, bangsa ini dihadapkan lagi pada situasi dilematis: percaya pada siapa? Setelah Mulyana semua abu-abu total.

Anak-anak Batam: Agama adalah Kekerasan

Tuesday, April 19th, 2005

"Saya yakin anak-anak itu akan memotret
agama sebagai alat kekerasan dan akan mendeviasi pemahaman mereka terhadap institusi yang kerap diperdebatkan dan sangat berpengaruh dalam peradaban kita ini."

UskidSeorang guru agama islam sekolah dasar di Batam telah menghukum seorang muridnya dengan cara sadis. Sang guru memerintahkan semua teman sekelasnya yang berjumlah 30 orang untuk memukuli seorang murid itu hanya karena lupa membawa buku pelajarannya. Gila sekaligus menyayat hati!! Betapa menyedihkan seorang anak yang kemampuan fisiknya sangat lemah dipukuli puluhan tangan. Walhasil, sang anak terpaksa dibawa ke rumah sakit dengan memar di sekujur tubuh dan wajah.

Tak kalah menggemaskan, guru itu mengajarkan sebuah subyek yang seharusnya diberi wajah lembut. Saya yakin anak-anak itu akan memotret agama sebagai alat kekerasan dan akan mendeviasi pemahaman mereka akan institusi yang terus diperdebatkan dan sangat berpengaruh dalam peradaban kita ini. Selain itu, kekerasan telah menjadi sesuatu yang dilegalkan oleh kesadaran mereka.

Saya bukan tipikal orang yang mudah mengekspresikan emosi. Namun, pada saat menyaksikan tayangan berita itu tak terasa mata ini basah. Tega sekali anak-anak yang harusnya disayangi dan dilindungi ini malah dijadikan obyek kekerasan.

Telkom Mengakui Kesalahan

Tuesday, April 19th, 2005

Akhirnya lega juga. Setelah dikonfrontasikan dengan temuan saya soal tagihan selangit itu (lihat tulisan sebelumnya) akhirnya Telkom mengakui kesalahan perhitungan dan bahkan bandwidth yang saya pakaipun tidak melebihi batas sama sekali. Hehehe..saya cuma mengeluarkan uang Rp. 300.000 saja.

Billing Telkom Speedy Bikin Copot Jantung

Thursday, April 14th, 2005

Saya baru mencoba pakai layanan koneksi internet ADSL Speedy dari Telkom. Pada saat tagihan pertama datang saya langsung terkejut karena di sana tertulis angka Rp. 3.513.420 termasuk PPn 10%. Busyet!!.

Dari Plasa.com pada tanggal 15 April 2005 jam 05.47 WIB, saya mendapatkan informasi bandwidth terpakai oleh per April 2004 sebesar :

  • Total Usage Upload = 470826 KB
  • Total Usage Download = 914853 KB
  • Total = 1385679 KB

Saya memakai Paket Light Internet dengan biaya abodemen Rp. 300.000 dan batas download sebesar 500 MB dan jika kelebihan per 1 MB akan dikenakan biaya Rp. 1200.

Di bawah ini adalah info tagihan lengkap saya:

  1. Biaya Abodemen: Rp. 300.000;
  2. TELKOMLink-ADSL (kelebihan bandwidth x Rp. 1200): Rp. 3.487.200;
  3. Biaya JASTEL lainnya (Tidak dijelaskan!!): Rp. 598.636;
  4. Materai: Rp. 6000;   

Total + PPn 10% = Rp. 3.513.420

Mari Berhitung dengan Rasional
Saya akan mereferensi data dari Plasa.com. Asumsikan biaya upload tidak dihitung (sudah sewajarnya dalam layanan broadband).

  •  Total download = 1385679 KB. Konversi ke MB = 1385679/1024 = 1353.2021484375 MB. Dibulatkan menjadi 1533 MB. Jika dikonversi lagi ke Gb =  1, 533 GB.
  • Total bandwidth saya pakai setelah dikurangi 500 MB (batas pemakaian) adalah = 1053 MB.
  • Biaya download saya sebelum biaya lainnya adalah = 1053 x 1200 = Rp. 1.263.600;


1. Perhitungan dengan data Plasa.com minus UPLOAD

  • total tagihan = abodemen + download + JASTEL + + materai +PPn
  • total tagihan = Rp.300.000 + Rp 1.263.600 + Rp. 598.636 + Rp. 6.000 + Rp.318.056
  • total tagihan = Rp. 2.486.292;

TERBUKTI ADANYA KESALAHAN
Total dari kertas tagihan = Rp. 3.513.420;
Margin tagihan yang merugikan =
Rp. 3.513.420 - Rp. 1.887.656 = Rp. 1.027.128; atau "SATU JUTA DUA PULUH RIBU SERATUS DUA PULUH DELAPAN RUPIAH."


2. Perhitungan dengan data Plasa.com Plus UPLOAD

Total bandwidth = Download + Upload = 1385679 KB + 470826 KB = 1856505 Kb = 1812.9931640625 MB dibulatkan menjadi 1813 MB.

  • Total harga bandwidth = (1813 - 500) * 1200 = Rp. 1.575.600;
  • Total tagihan = abdodemen + total harga bandwidth + JASTEL + materai + PPn
  • Total tagihan = Rp. 300.000 + Rp. 1.575.600 + Rp. 598.636 + Rp. 6.000 + Rp.318.056 = Rp. 2.798.292

TERBUKTI ADANYA KESALAHAN (LAGI)!
Total dari kertas tagihan = Rp. 3.513.420;
Margin tagihan yang merugikan =
Rp. 3.513.420 - Rp. 2.798.292 = Rp. 715.128; atau "TUJUH RATUS RIBU SERATUS DUA PULUH DELAPAN RUPIAH."

Biaya JASTEL dan JASTEL Lainnya

Saya tidak paham tiba-tiba ada jasa JASTEL senilai Rp. 598.636 dan JASTEL lainnya muncul  - biaya integrasi Intagjastel sebesar Rp. 1.364 dan Kuota pemakaian Rp. 600.000. Semuanya tidak dijelaskan!! Nilainya besar.

Informasi dari Pemakai
Akhir-akhir ini banyak komplain yang ditulis di milis maupun Blog sehubungan dengan kacaunya sistem billing Speedy untuk paket Light Internet. Salah satunya dimuat di Billing Telkom Speedy Kacau! yang membandingkan data kertas tagihan dengan Plasa.com. Berikut kutipannya:

———————————————————————————————————————

Dari data penggunaan bandwidth Telkom Speedy
yang ada di plasa.com
  (http://www.plasa.com/adsl/) dan data penggunaan bandwidth yang ada di
billing Telkom, saya menemukan perbedaan dengan rincian:

 

      

      

      

   

   

      

      

      

   

   

      

      

      

   

 

Sumber/Bulan Oktober November
Plasa.com 5,323 MB 607,535 MB
Billing Telkom 6 MB 671 MB

 

Bila saya mengikuti pembulatan yang dibuat
oleh Telkom ini dalam billing-nya, saya harus membayar Rp 107.952 untuk bulan
Oktober dan Rp 560.220 untuk bulan November. Khusus untuk bulan Oktober, ada
satu hal yang sangat saya sayangkan. Sistem penanggalan billing Telkom Speedy
adalah dimulai dari tanggal 26. Jadi ada dua billing yang saya terima itu yaitu
billing 1, tanggal 26 September 2004 - 25 Oktober 2004 dan billing 2, tanggal
26 Oktober 2004 - 25 November 2004.

—————————————————————————————————————–

Kesimpulan
Analisis saya, perhitungan masih kacau dan secara signifikan merugikan konsumen. Kabar dari Telkom tentang perbaikan Billing System ternyata isapan jempol belaka. Saya berani menggunakan layanan ini karena kabar perbaikan tersebut. Kabar tersebut sudah lama ketika saya memutuskan untuk menggunakan Speedy.

Saya bukan pemakai yang "download maniac" sehingga agak mustahil jika catatan download saya sampai  1, 533 GB dalam satu bulan. Walaupun saya share dengan beberapa komputer, saya yakin benar pengguna lain menggunakannya hanya sebatas browsing dan mengakses email. Saya hapal betul net attitude mereka. Malah, setiap kali mereka minta ditutor untuk menggunakan Internet lebih jauh.

Catatan satu lagi, penggunaan internet tidak 24 jam terus menerus dan seringkali terputus agak lama karena instalasi listrik kami buruk sehingga Router sering down .

Sedikit Tentang Paus Kita

Sunday, April 10th, 2005

Pope"A nation that kills its own children has no future."
- Reaksi Paus terhadap pengijinan aborsi di Polandia pada tahun 1996


"Paus adalah orang yang hebat dalam mengkomunikasikan ide-ide. Meskipun
kau tidak menyetujui idenya. Beliau adalah sahabat bagi kaum papa di dunia ini."

- Bono, anggota kelompok musik U2

Dunia kembali kehilangan seorang tokoh panutan spiritualnya, Paus Johannes Paulus II, pemimpin spiritual 1,1 miliar umat Katolik Roma di dunia, meninggal dunia Sabtu (2/4) pukul 21.37 waktu setempat (Minggu 2.37 WIB). Untuk mengenang beliau Saya mengkompilasi beberapa catatan tentang Paus ini:

  1. Meraih dua gelar Master dan satu Doktor di bidang satra dan filsafat dari Jagiellonian University, Polandia
  2. Pada tanggal 1 Desember 1989, Presiden Uni Sovyet, Mikhail Gorbachev, menemui Paus di Vatikan. Peristiwa ini dianggap sebagai berakhirnya permusuhan antara  Roma dan Moskow serta kemenangan keimanan Kristen terhadap Komunisme. Sambil meraih tangan istrinya, Gorbachev memperkenalkannya pada Paus. "Raisa Maximovna, saya diberi kehormatan untuk memperkenalkan otoritas moral tertinggi di bumi." Kemudian dia bercanda, "Dan dia orang Slavia, seperti kita!"
  3. John Paul II kemungkinan adalah Paus paling atletis sepanjang sejarah. Pada masa mudanya dia bermain sepak bola sebagai penjga gawang, nekad berenang di sungai Skawa, Polandia, pada saat banjir, dan menyukai ski, hiking, mendaki gunung serta mengendarai Kayak.
  4. Kawan-kawannya di Polandia memanggilnya dengan nama "Lolek"
  5. Sebelum mengabdikan dirinya sebagai pendeta beliau tergabung dalam sebuah kelompok teater eksperimental dan penulis puisi yang karyanya sering diterbitkan
  6. Sesaat setelah pengangkatannya sebagai Paus, Yuri Andropov, pemimpin tertinggi KGB, memperingatkan Politbiro akan adanya masalah di masa depan.  Dia terbukti benar
  7. Paus John Paul II satu-satunya Paus yang karakternya diabadikan dalam komik. Komik ini merupakan biografi beliau yang diterbitkan oleh Marvel  pada tahun 1983
  8. Bukan hanya sebagai Paus yang bepergian paling banyak ke seluruh dunia tapi juga yang paling bisa berbicara dalam banyak bahasa. Tercatat ia bisa berbicara dalam delapan bahasa
  9. Kritiknya terhadap kediktatoran Alfred Stroessner di Paraguay, Marcos di Filipina, Auguste Pinochet di Cili dan penahanan pemimpin gerakan Solidaritas di Polandia memicu dan menguatkan aksi perlawanan di negara-negara tersebut. Aksi-aksi tersebut berhasil menjatuhkan rejim mereka
  10. "Dunia ini," katanya, "tidak sanggup membahagiakan manusia." Ucapan ini menyusul anjurannya terhadap Amerika Serikat untuk menurunkan standar biaya hidup dan berbagai dengan negara-negara di Dunia Ketiga. Pernyataan iini pula sebagai kritik terhadap pemikiran materialisme. Ide materialisme ini dalam konteks kapitalisme dan komunisme yang Paus anggap sebagai dua sisi berbeda dari koin yang sama
  11. Kepemimipinan Paus ini bukannya tidak bermasalah. Dalam satu waktu beliau diboikot saat akan mengunjungi Srilanka. Aksi ini dipicu oleh pernyataannya terhadap agama Budha sebagai "sistem ateistik" yang besar. Paus kemudian meminta maaf dan menyatakan sangat menghormati Budhisme setulus hati. Namun demikian, hal tersebut tidak meredakan ketegangan
  12. Paus adalah orang pertama yang membuat istilah "budaya kematian" untuk menentang ide aborsi, euthanasia, dan kontrasepsi. Tindakan Paus ini mendapatkan banyak perlawanan dari aktifis Kristen liberal

  13. Selain seorang pemimpin umat yang hebat, Paus adalah orang yang cinta
    pada kebudayaan. Ia pernah mengundang Bob Dylan untuk menyanyi dalam
    sebuah kongres gereja di Bologna. Bahkan Paus pernah bergabung bersama
    Alanis Morissette, Eurythmics, dan Lou Reed dalam sebuah konser di
    Roma, Italia

Mimpi Amerika dari Sisi Korban

Friday, April 8th, 2005

Judul: The Assasination of Richard Nixon
Aktor: Sean Penn dan Naomi Watts
Sutradara: Niels Mueller (Debut)
Penulis Naskah: Niels Mueller (Tadpole) dan Kevin Kennedy (co-written)

Nixon"Ketika ide ini merasuki pikiran orang Amerika maka yang terjadi adalah
akumulasi frustasi dan agresi serta libido material yang sangat tinggi.
Kondisi ini menciptakan orang kalah yang nekad dan pemenang yang rakus."

Film yang berlatar-belakang skandal Watergate saat memasuki
temperatur tinggi tahun 1974 di Amerika Serikat ini didasarkan pada
kisah nyata seseorang bernama Samuel Bicke. Samuel (Sam) Bicke, yang
diperankan dengan sempurna oleh Sean Penn, dulunya adalah seorang ayah
dan suami yang baik serta pekerja keras namun kemudian hidupnya
berantakan.

Pengadilan perceraiannya dengan sang istri, yang diperankan oleh Naomi Watts, cenderung akan menggiring ke perpisahan permanen dibandingkan rujuk setelah Sam Bicke diketahui menganggur. Satu-satunya pekerjan yang dia peroleh adalah menjadi salesman yang terus menerus diperintahkan berbohong dan menipu. Bosnya di kantor juga sekaligus motivator ini dianggap sangat berdosa karena alasan itu oleh Sam Bicke kemudian. Saya jadi teringat orang-orang MLM.

Satu-satunya yang kemudian menjadi pokok masalah di kepalanya adalah Richard Nixon yang terus hadir di televisinya. Nixon kemudian menjadi sasaran kekesalannya dan dianggap bertanggung jawab atas keburukan nasibnya. Lalu, seorang biasa yang tujuan terpentingnya adalah menyatukan kembali keluarganya berencana membunuh Richard Nixon, Presiden Amerika Serikat saat itu. Maka dimulaiah perjalanan mental tak biasa dan aksi nekad itu.

American Dream
Film ingin bercerita tentang "mimpi Amerika" dari sudut "korban".  Begitu intens Nixon membuai warga Amerika dengan mimpi-mimpi yang akan diwujudkannya, disela tuduhan terhadap skandalnya, sementara realitas yang terjadi begitu  parah. Film ini mencitrakan Cadillac sebagai bagian dari mimpi itu dari sudut Sam Bicke.

Frustasi adalah bagian terbesar dari "American Dream" yang memiliki motto: "More is better" ini. Itu juga yang menghampiri Sam Bicke. Ketika ide ini merasuki pikiran orang Amerika maka yang terjadi adalah akumulasi frustasi dan agresi serta libido material yang sangat tinggi. Kondisi ini menciptakan orang kalah yang nekad dan pemenang yang rakus.

Film ini juga mengangkat betapa buruk menjadi warga berkulit hitam pada saat itu. Sam Bicke dituduh menipu oleh kakaknya sendiri gara-gara meminjam uang tanpa jaminan. Sam Bicke sudah memberikan garansi bahwa partnernya sanggup menyuplai ban dalam jumlah besar yang sebanding dengan uang itu. Masalahnya ternyata: Partnernya seorang negro. Negro dianggap bukan jaminan dalam bisnis pada saat itu.


Ada Apa dengan Leonard Bernstein?

Leonard Bernstein adalah seorang komponis besar. Bernstein pula yang menjembatani istilah artifisial "musik serius" dan "musik tidak serius". Bernstein dikenal juga sebagai aktifis kemanusiaan dan berperan penting membantu Amnesty international serta mendirikan Berstein Education untuk mendorong majunya pendidikan masyarakat dunia. Satu yang amat penting dari Bernstein adalah kepeduliannya trhadap perdamaian dunia. Karir gemilangnya diraih saat diangkat menjadi Conductor untuk New York Philharmonic Orchestra pada tahun 1958. Patut diketahui beliaupun memberikan enam kuliah di Universitas Harvard, Amerika Serikat pada tahun 972-1973 sebagai the Charles Eliot Norton Professor of Poetry. Beliau mangkat pada tanggal 14 Oktober 1990.

Bernstein oleh Sam Bicke sangat dipuja dan dijadikan sebagai inspirator perjalanan psikologisnya sekaligus soundtrack rencana aksinya.

Saya belum begitu paham akan apresiasi Sam Bicke atas Bernstein atau konteks Bernstein pada periode 70an di Amerika Serikat. Ada yang bisa bantu?


Penn Selalu Gelap
Bad boy of Hollyhood ini sering mendapatkan peran-peran dengan karakter remang-remang.  Film sebelumnya adalah Mystic River pada tahun 2003 juga bagian dari aksi perannya untuk karakter seperti itu. Dalam film tersebut ia diganjar piala Oscar, Golden Globe,
dan National Society of Film Critics. Prediksi saya, dia akan kembali masuk nominasi untuk perannya sebagai Sam Bicke dalam The Assanisation of Richard Nixon.