Dibawah ini adalah tulisan yang memuat pernyataan saya soal Blog. Dimuat di Harian Pikiran Rakyat, Bandung, Selasa, 20 Juli 2004.
______________________________________________________________________________________
Diary Online Bernama Blog
Friday, July 02, 2004
ok.. its july 2nd. its my 11th anniversary for my menstruation! hah! sudah berapa ribu pembalut yang gua pakai..berapa ribu jam yang gua habiskan sambil mengerang kesakitan
karena rutinitas mens ****** itu! kenapa mesti sakit sih klo mens!
SEKILAS, nampak seperti sebuah sarkasme terhadap kodrat, bukan? Tapi itulah yang bakal keliatan dari sebuah situs internet yang "koordinat"-nya ada di www.perihijau.blogspot.com. Dan, situs itu bernama: blog. Blog?
Namanya emang aneh, apalagi kalo kita coba cari sinonimnya (klik kanan dikata "blog", dijamin enggak bakal nemu padanan katanya, hehehe). Well, kita nggak bakalan terlalu masalahin nama ‘kan? Blog, menurut Bang Enda Nasution dalam blog-nya, www.enda.goblogmedia.com, adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan Jorn Barger di bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.
Lantas, blog berkembang mencari bentuk sesuai dengan keinginan pembuatnya, blogger. Pada awalnya, blog adalah sebuah wadah untuk menuangkan catatan perjalanan blogger terhadap situs-situs di internet yang mereka kunjungi dan buat link, dan lalu diberi komentar dan opini pribadi. Dan dari komentar-komentar ini, kita bisa ngintip "isi kepala" sang blogger.
Sebuah blog, lalu tidak lagi memuat link-link, tapi hanya berupa tulisan soal apa yang blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dilakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi diary online yang berada di internet, yang tentunya dibuat untuk dibaca orang lain. Para blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain.
Jadi, jangan heran kalo Belia dateng ke sebuah blog, dan liat postingan-postingan soal lifestyle, daily lives, atau hal-hal lain yang dianggap menarik sama sang blogger. Sebuah hal yang unik dan menarik, misalnya waktu kita klik www.perihijau.blogspot.com. Di situ kita dipaksa bergulat dengan pemikiran Lioni, sang empunya, yang postingan terakhirnya soal
tahun ke-11 dimana cewek ini dapet menstruasi, hehehe. Unik!
Dan inilah blog: sebuah wadah berekspresi dan menyatakan diri di dunia maya, lewat pemikiran yang ditransformasikan ke dalam bentuk tulisan. Buktinya, Lioni.
"Blog itu bukan hal yang baru di internet. Blog adalah sebuah bentuk evolusi dari
Buletin Board System (BBS) yang bentuknya lebih personal," kata Gin2, seorang
pemerhati media yang sempet Belia interview. Lalu, kenapa mesti bikin blog, bukannya
website aja?
"Sebenernya bisa aja orang-orang bikin situs dan menyatakan dirinya dalam situs
pribadi mereka, yang lebih mewakili. Tapi untuk membuat sebuah situs, memang tidak mudah.
Perlu ada keahlian khusus," papar musisi sekaligus dosen ini.
Okke, pemilik blog www.sepatumerah.com, punya opini serupa. "Kalo mau ngupdate
webpage, nggak praktis banget. Rujit lah. Lebih gampang blog," katanya. Masalah
desain, misalnya. Belia yang kepengen bertutur lewat kata di blog, nggak usah bingung
mikirin tampilan visualnya kayak gimana. Tenang aja, ada fasilitas bernama template desain
yang biasanya udah disedain situs-situs yang melayani pembuatan weblog gratis. Mau yang lebih komplit, klik aja www.blogskins.com.
Balik lagi, situs punya sifat yang lebih individual. "Sang pembuat nggak pengen
kalo nanti situsnya sepi. Lebih pasti kalo ikut crowd, seperti weblog," tambah Gin2.
Lewat, blog, kita bisa menyatakan diri secara penuh, dan bisa meng-custom visual sebebas
mungkin. (roby_belia@yahoo.com)***
___________________________________________________________________________________
Versi original bisa anda klik disini.